Sunday, 5 February 2012

ASAL NAMA KOTA BANDUNG

.Mengenai asal-usul nama “Bandung”, dikemukakan berbagai pendapat. Sebagian mengatakan bahwa, kata ‘Bandung” dalam bahasa Sunda, identik dengan kata “banding” dalam bahasa Indonesia, berarti berdampingan. Ngabandeng (Sunda) berarti berdampingan atau berdekatan. Hal ini antara lain dinyatakan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka (1994) dan Kamus Sunda-Indonesia terbitan Pustaka Setia (1996), bahwa kata “Bandung” berarti berpasangan dan berarti pula berdampingan.
Pendapat lain mengatakan, bahwa kata “bandung” mengandung arti besar atau luas. Kata itu berasal dari kata bandeng. Dalam bahasa Sunda, ngabandeng adalah sebutan untuk genangan air yang luas dan tampak tenang, namun terkesan menyeramkan. Diduga kata bandeng itu kemudian berubah bunyi menjadi “Bandung”. Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa kata “Bandung” berasal dari kata “bendung”. Pendapat-pendapat tentang asal dan arti kata “Bandung” itu, rupanya berkaitan dengan peristiwa terbendungnya aliran Sungai Citarum purba di daerah Padalarang oleh lahar Gunung Tangkuban Parahu yang meletus pada masa holosen (± 6000 tahun yang lalu). Akibatnya, daerah antara Padalarang hingga Cicalengka (± 30 kilometer) dan daerah antara Gunung Tangkuban Parahu hingga Soreang (± 50 kilometer) terendam air menjadi sebuah danau besar yang kemudian dikenal dengan sebutan “Danau Bandung” atau “Danau Bandung Purba”. Berdasarkan basil penelitian geologi, air “Danau Bandung” diperkirakan mulai surut pada masa neolitikum (± 8000 – 7000 s.M.). Proses surutnya air danau itu berlangsung secara bertahap dalam waktu berabad-abad.
Secara historis, kata atau nama “Bandung” mulai dikenal sejak di daerah bekas danau tersebut berdiri pemerintah Kabupaten Bandung (sekitar dekade ketiga abad ke-17). Dengan demikian, sebutan “Danau Bandung” terhadap danau besar itu pun terjadi setelah berdirinya Kabupaten Bandung.

JOM SHOPPING KE BANDUNG

Hari Pertama
Pick up di airport
Makan tengahari di  Simpang Raya
Melawat sekitar bandar
Check in Hotel
Shopping di  Dago Factory Outlet
Makan Malam di Dago Hill
Pulang ke hotel

Hari ke 2
Melawat Gunung Berapi di Tangkupan Perahu
Perjalanan ke  Ciater (Kolam Air Panas)
Perjalanan ke  Lembang
Makan Tengahari ke Sapu Lidi/Kampung Daun
Shopping di Setiabudi FO (Rumah Moda)
Shopping di  Cihampelas
Makan Malam di Rumah Ikan/ D Cost

Hari ke 3
Shopping di  Pasar Baru
Makan Tengahari di Pasar baru food court
Trip ke  Rumah Tas( Barangan Kulit), Toko3 ( Jeans)
Shopping ke  Riau Factory Outlet
Makan Malam di Karamba

Hari Ke 4
Singgah beli Ole-ole, kek lapis di  Kartika Sari
Last shopping ke  Bali heaven
Makan Tengahari di  Bali heaven
Penghantaran pulang ke Bandung Airport

(TEMPAT MAKAN BOLEH DIPILIH SENDIRI)

Friday, 3 February 2012

KISAH LAGENDA TENGKUBAN PERAHU

LAGENDA GUNUNG TANGKUBAN PERAHU
Di Jawa Barat tepatnya di Kabupaten Bandung terdapat sebuah tempat rekreasi yang sangat indah yaitu Gunung Tangkuban Perahu. Tangkuban Perahu artinya adalah perahu yang terbalik. Diberi nama seperti karena bentuknya memang menyerupai perahu yang terbalik. Konon menurut cerita rakyat parahyangan gunung itu memang merupakan perahu yang terbalik. Berikut ini ceritanya.

Beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Saat pintalannya jatuh untuk kesekian kalinya Dayang Sumbi menjadi marah lalu bersumpah, dia akan menikahi siapapun yang mau mengambilkan pintalannya itu. Tepat setelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang dan menyerahkan pintalan itu ke tangan Dayang Sumbi. Maka mau tak mau, sesuai dengan sumpahnya, Dayang Sumbi harus menikahi Anjing tersebut.

Dayang Sumbi dan Tumang hidup berbahagia hingga mereka dikaruniai seorang anak yang berupa anak manusia tapi memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Anak ini diberi nama Sangkuriang. Dalam masa pertumbuhannya, Sangkuring se lalu ditemani bermain oleh seekor anjing yang bernama Tumang yang dia ketahui hanya sebagai anjing yang setia, bukan sebagai ayahnya. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa.

Pada suatu hari Dayang Sumbi menyuruh anaknya pergi bersama anjingnya untuk berburu rusa untuk keperluan suatu pesta. Setelah beberapa lama mencari tanpa hasil, Sangkuriang merasa putus asa, tapi dia tidak ingin mengecewakan ibunya. Maka dengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang. Setibanya di rumah dia menyerahkan daging Tumang pada ibunya. dayanng Sumbi yang mengira daging itu adalah daging rusa, merasa gembira atas keberhasilan anaknya.

Segera setelah pesta usai Dayang Sumbi teringat pada Tumang dan bertanya pada pada anaknya dimana Tumang berada. Pada mulanya Sangkuriang merasa takut, tapa akhirnya dia mengatakan apa yang telah terjadi pada ibunya. Dayang Sumbi menjadi sangat murka, dalam kemarahannya dia memukul Sangkuriang hingga pingsan tepat di keningnya. Atas perbuatannya itu Dayang Sumbi diusir keluar dari kerajaan oleh ayahnya. Untungnya Sangkuriang sadar kembali tapi pukulan ibunya meninggalkan bekas luka yang sangat lebar di keningnya.Setelah dewasa, Sangkuriang pun pergi mengembara untuk mengetahui keadaan dunia luar.

Beberapa tahun kemudian, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik. Segera saja dia jatuh cinta pada wanita tersebut. Wanita itu adalah ibunya sendiri, tapi mereka tidak saling mengenali satu sama lainnya. Sangkuriang melamarnya, Dayang Sumbi pun menerima dengan senang hati. Sehari sebelum hari pernikahan, saat sedang mengelus rambut tunangannya, Dayang Sumbi melihat bekas luka yang lebar di dahi Sangkuriang, akhirnya dia menyadari bahwa dia hampir menikahi putranya sendiri. Mengetahui hal tersebut Dayang Sumbi berusaha menggagalkan pernikahannya. Setelah berpikir keras dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang. Syaratnya adalah: Sangkuriang harus membuat sebuah bendungan yang bisa menutupi seluruh bukit lalu membuat sebuah perahu untuk menyusuri bendungan tersebut. Semua itu harus sudah selesai sebelum fajar menyingsing.



Sangkuriang mulai bekerja. Cintanya yang begitu besar pada Sangkuriang memberinya suatu kekuatan aneh. Tak lupa dia juga menggunakan kekuatan yang dia dapat dari ayahnya untuk memanggil jin-jin dan membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air. Beberapa saat sebelum fajar, Sangkuriang menebang sebatang pohon besar untuk membuat sebuah perahu. Ketika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, dia berdoa pada dewa-dewa untuk merintangi pekerjaan anaknya dan mempercepat datangnya pagi.

Ayam jantan berkokok, matahari terbit lebih cepat dari biasanya dan Sangkuriang menyadari bahwa dia telah ditipu. Dengan sangat marah dia mengutuk Dayang Sumbi dan menendang perahu buatannya yang hampir jadi ke tengah hutan. Perahu itu berada disana dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu(perahu yang menelungkub). Tidak jauh dari tempat itu terdapat tunggul pohon sisa dari tebangan Sangkuriang, sekarang kita mengenalnya sebagai Bukit Tunggul. Bendungan yang dibuat Sangkuriang menyebabkan seluruh bukit dipenuhi air dan membentuk sebuah danau dimana Sangkuriang dan Dayang Sumbi menenggelamkan diri dan tidak terdengar lagi kabarnya hingga kini.

Wednesday, 1 February 2012

Saturday, 29 October 2011

Bandung Oh Bandung!!!

Assalamualaikum
     Alhamdulillah hari ini saja kami mendapat beberapa panggillan talipon bertanyakan pakej ke Bandung.Ada yang bertanya pakej untuk 14 orang, 22 orang dan yang besar sekali adalah 40 orang dan lain lain lagi.Sambutan amat menggalakkan kerana pakej ini adalah dikira antara yang termurah sekali.Kami juga maeminta maaf kerana tidak dapat membalas sms yang dihantar kerana masalah teknikal dan akan cuba memperbaiki dan meningkatkan mutu perkhidmatan kami.Terima Kasih.

     Berikutnya dilampirkan beberapa tempat di Bandung untuk tontonan anda.
Bandung juga dikenali sebagai 'Paris Van Java' maknanya Kota Paris di Pulau Jawa.


Permandangan di lokasi luar Pasar Baru Bandung

Permandangan di lokasi dalam Pasar Baru Bandung.


Friday, 21 October 2011

Antara Lokasi Lokasi Menarik dan Makanan istimewa Di Bandung

DENGAN HANYA RM350 ANDA SUDAH BOLEH BERCUTI KE BANDUNG BERSAMA FAMILI TERSAYANG SELAMA 4 HARI 3 MALAM... ALANGKAH INDAHNYA JIKA PERCUTIAN YANG MURAH INI AKAN MENJADI MEMORI INDAH DALAM HIDUP ANDA... PAKEJ KE BANDUNG INI JUGA SESUAI UNTUK PASANGAN YANG BARU BERUMAH TANGGA ... BANDUNG SEBUAH TEMPAT YANG UDARANYA NYAMAN, BARANGAN MURAH, MAKANAN YANG ENAK SERTA PENDUDUKNYA YANG RAMAH MESRA... JOM LAH KE BANDUNG .... PAKEJ KAMI ADALAH ANTARA YANG TERMURAH SEKALI DAN ANDA MAMPU ...
Permandangan di Tangkuban Perahu.
Permandangan ditepi Gunung Tangkuban Perahu
Kampung Daun tempat menjamu selera dan nikmati permandangan hijau yang indah
dan nyaman.
Terdapat berbagai jenis bunga bunga dan pokok pokok di kampung Daun.
Tempat makan yang santai di kampung Daun.Ketuk untuk memanggil pelayannya.
Lepas makan boleh tidur tilam dan bantal sudah disediakan.
Di Pintu Masuk kampung Daun.
Menu yang boleh didapati di D'Cost Bandung.Murah sekali.
ABC di Pasar baru Bandung.Enak sekali.
Beli ole ole di Kartika Sari seperti brownies, kek lapis dll.